Topik Terkini

Minggu, 24 September 2017

Pembinaan Revolusi Mental dan Kesejahteraan Ekonomi Kelompok Pengajian Pangkalan Ojek (KPPO) di Kec. Lubuk Alung


Oleh Lismawati, S.HI, M.Ag
Disampaikan dalam Presentasi Untuk Penilaian PAIF Teladan Tingkat Nasional Tahun 2017 di Jakarta





BAB I
PENDAHULUAN

Hal yang paling mengkhawatirkan dari situasi bangsa hari ini adalah menganggap bahwa persoalan bangsa hanyalah semata-mata persoalan ekonomi dengan mengesampaingkan nilai-nilai sprituil dari pribadi bangsa itu sendiri . Bila ekonomi beres atau bisa diselesaikan, persoalan bangsa yang lain-lain pun akan mengikuti beres. Begitu banyak waktu dihabiskan untuk mendiskusikan sudut pandang berkaca-mata kuda ini. Begitu banyak tuntutan dan teriakan agar ekonomi diselesaikan dan hanya fokus pada prinsip-prinsip ekonomi saja tanpa meneliti lebih dalam penyebab terjadinya keterpurukan ekonomi.

Umat Islam sekarang hidup pada abad yang disinari oleh pengetahuan yang telah dicapai oleh orang-orang Eropa dan Amerika terutama dalam bidang teknologi yang hanya mementingkan kebahagiaan sesaat di dunia. Umat Islam lupa bahwa mereka mesti memperkuat keimanan melalui penggalian  al-Quran yang merupakan kitab suci yang telah memberikan pengaruh begitu luas dan mendalam terhadap jiwa manusia bahkan sampai pada pembangunan ekonomi secara kompolek. al-Qur’an merupakan pedoman umat Islam dan membimbing manusia dalam mengarungi hidupnya sehingga sangat layak bila al-Qur’an mendapat perhatian istimewa dalam membangun revolusi mental dan pembinaan kesejahteraan hidup lahir dan batin. Untuk dapat membina akhlak yang sesuai dengan tuntunan al-Quran sangat perlu dilakukan secara terus menerus dan terorganisir.

Terbinanya  keimanan dan kebagusan akhlak yang dikenal dengan revolusi mental akan menunjang kelancaran rezki yang mengalir dari usaha-usaha yang halal termasuk profesi yang digeluti oleh para tukang ojek di wilayah Kecamatan Lubuk Alung Kabupaten Padang Pariaman Provinsi Sumatera Barat.

BAB II
PEMBAHASAN

PEMBINAAN REVOLUSI MENTAL DAN KESEJAHTERAAN EKONOMI PADA KELOMPOK  PENGAJIAN PANGKALAN OJEK (KPPO) DI KECAMATAN LUBUK ALUNG

A.      Problematika Tukang Ojek di Kecamatan Lubuk Alung   
Berangkat dari identifikasi wilayah sasaran objek penyuluhan dengan mendata masalah-masalah sosial di Kecamatan Lubuk Alung merupakan awal langkah dalam melakukan pembinaan pada sebuah objek sasaran penyuluhan. Hal ini pula yang Penyuluh lakukan terhadap para tukang ojek yang sehari-hari beraktivitas  di wilayah Kecamatan Lubuk Alung.Pendataan masalah Penyuluh lakukan dengan cara melihat langsung terhadap objek sasaran serta mencari informasi melalui  berbagai unsur lapisan masyarakat dan dinas instansi terkait. Setelah terdatanya informasi masalah, maka dapat disimpulkan bahwa problematika tukang ojek di Kecamatan Lubuk Alung sangatlah komplek, di antaranya:
         1.      Narkoba dan pergaulan bebas di kalangan tukang ojek
         2.      Pencurian Motor (curanmor) oleh oknum tukang ojek
       3.   LGBT (berdiringnya salon-salon kecantikan oleh laki-laki yang berbusana wanita dan pelanggannya oknum tukang ojek)
         4.      Dangkalnya pemahaman keislaman dan pengamalan ibadah dikalangan tukang ojek ( buta huruf al-Qur`an)
         5.      Oknum tukang ojek melakukan kekerasan kepada penumpang (berujung pada pembunuhan dan pemerkosaan)
         6.      Hiburan malam dilokasi pesta yang berujung dengan pesta miras, narkoba, seks bebas, perkelahian dll)
         7.      Masalah ekonomi keluarga
Melihat problematika di atas, Penyuluh menarik sebuah kesimpulan bahwa yang menjadi penyebab terjadikan perilaku menyimpang bagi para tukang ojek yang mencari penghidupan di wilayah Kecamatan Lubuk Alung, karena dangkalnya pengetahuan, pemahaman dan pengamalan ajaran Islam 

B.       Sejarah Berdirinya KPPO
KPPO merupakan singkatan dari Kelompok Pengajian Pangkalan Ojek yang di gagas dan didirikan oleh Penyuluh sendiri. Ide ini muncul ketika  melihat fenomena yang terjadi di tengah-tengah masyarakat dengan banyaknya ditemukan para tukang ojeng sangat tipis keimanan dan amalan ibadahnya bahkan cendrung melakukan tindakan asusila sehingga menimbulkan keresahan di tengah-tengah masyarakat.
Organisasi  ini di gagas pada bulan Juni  tahun 2015 bertepatan dengan datangnya Ramadhan menggunakan  metode pendekatan secara persuasifdan sentuhan kejiwaan (mauizhah hasanah)kepada para  ojek yang setiap hari beraktivitas di wilayah Kecamatan Lubuk Alung. Didirikan  pada bulan Juli  dengan proses dan perjuangan yang cukup keras karena harus berhadapan dengan para propesi ojek yang menyebar di beberapa pangkalan wilayah Lubuk Alung sehingga awal berdirinya hanya beranggotakan  15 orang tukang ojek. Atas tekad dan keyakinan dari Penyuluh sendiri maka dibentuklah kepengurusan yang diketua oleh Bapak Khaidir (Eri). Alhamdulillah sekarang sudah mempunyai anggota sebanyak 120 orang.

Dalam mendirikan KPPO, Penyuluh melakukan koordinasi dengan Tokoh Masyarakat, Alim Ulama serta semua unsur instansi pemerintah baik ditingkat Kecamatan maupun Kabupaten bahkan Penyuluh meminta arahan, petunjuk dan dukungan kepada Anggota DPRD Kabupaten dan Provinsi. Petunjuk  dan dukungan juga Penyuluh minta secara khusus kepada Ketua Baznas Kabupaten padang Pariaman, alhamdulillah mendapat dukungan nyata dan penuh dengan lahirnya Mou (nota kerjasama) dengan Kantor Baznas Kabupaten yang diselaraskan dengan SOP Baznas dengan Motto : TERCIPTANYA
1.      PADANG PARIAMAN MAKMUR
2.      PADANG PARIAMAN CERDAS
3.      PADANG PARIAMAN SEHAT
4.      PADANG PARIAMAN SEJAHTERA

C.      Program Penyuluhan
Adapunbentukkegiatanpembinaanyang Penyuluh tawarkan dan alhamdulillah disambut baik oleh anggota KPPO bahkan sampai saat ini masih dilaksanakanberupa:
1.      Pembinaan Rohani Islam (revolusi mental), melalui bimbingan ibadah mahdhah dan ghairu mahdhah meliputi;
-  Bimbingan membaca Al-Qur`an
-  Ibadah Yaumiah
-  Kajian Fiqh
-  Keluarga Sakinah
2.      Pembinaan Keluarga Sakinah (dengan turut menghadirkan isteri tukang ojek), pemberdayaan ekonomi tukang ojek dan isteri melalui:
-     Mendirikan koperasi simpan pinjam KPPO (sebagai upaya menghentikan pemanfaatan jasa rentenir)
-     home industri seperti memproduksi sala lauak (sala ikan), keripik pisang, keripik jengkol, keripik ikan dll.
Motivasi yang Penyuluh berikan dalam pemberdayaan ekonomi  keluarga terhadap tukang ojek dan isteri dengan merealisasikan  kerjasama Penyuluh dengan Baznas Kabupaten Padang Pariaman melalui proposal yang Penyuluh buat sesuai tingkat kebutuhan anggota KPPO. Realisasi bantuan yang diberikan dapat dilihat sebagai berikut:
            1.    Bedah rumah anggota KPPO 2 buah rumah
            2.    Modal usaha 15 keluarga
            3.    Biaya pendidikan 20 orang siswa/mahasiswa (anak anggota KPPO
            4.    Biaya kesehatan 6 orang anggota KPPO
            5.    Bantuan fakir miskin 10 keluarga
            6.    Paket lebaran 45 keluarga

BAB  III 
KESIMPULAN

Melalui program bimbingan mental dan pembinaan ekonomi yang Penyuluh lakukan, Alhamdulillah terciptanya para tukang ojek yang berakhlak mulia memberi rasa aman kepada para penumpang yang menggunakan jasa transportasi ojek di wilayah Kecamatan Lubuk Alung Kabupaten Padang Pariaman Provinsi Sumatera Barat dengan indikator capaian sebagai berikut:
      1.    Tukang ojek yang tergabung dalam organisasi KPPO mampu membaca al-Qur`an.
      2.    Mampu dan penuh kesadaran menjalankan ibadah mahdhah dan ghairu mahdhah secara baik dan   benar dalam kehidupan sehari-hari.
      3.    Terwujudnya keluarga Sakinah  bagi anggota KPPO dengan memprioritaskan pada pemberdayaan ekonomi keluarga dengan mendirikan Koperasi simpan pinjam, home industri serta perbaikan ekonomi lainnya melalui sentuhan Baznas Kabupaten Padang Pariaman Provinsi Sumatera Barat.
Demikian tulisan ini Penyuluh sajikan dengan harapan semoga pengabdian yang Penyuluh Lakukan dapat  memberi manfaat bagi masyarakat, menjadi ladang amal bagi Penyuluh. Saran dan masukan sangat Penyuluh harapkan untuk peningkatan peran Penyuluh di masa yang akan datang. Akhirnya kepada Allah jualah permohonan ampun Penyuluh sampaikan, Astaghfirullaahal `Azhiim.

Pendistribusian Bantuan Bedah Rumah dari Baznas Kabupaten Padang Pariaman kepada Anggota KPPO Lubuk Alung

Pendistribusian Bantuan Bedah Rumah dari Baznas Kabupaten Padang Pariaman kepada anggota Kelompok Pengajian Pangkalan Ojek (KPPO) Kecamatan Lubuk Alung, Bantuan tersebut langsung diserahkan oleh Bupati Padang Pariaman. (Lismawati|Yuleni)







Jumat, 22 September 2017

Kelompok Pengajian Pangkalan Ojek (KPPO) Kecamatan Lubuk Alung Padang Pariaman

Kelompok Pengajian Pangkalan Ojek (KPPO) Kecamatan Lubuk Alung Kabupaten Padang Pariaman, merupakan kelompok binaan tetap Penyuluh Agama Islam Fungsional Lismawati, S.HI, M.Ag.

Kegiatannya berupa Belajar Iqra' dan Al-Quran, Praktek Ibadah Yaumiah, dan Pembinaan Keluarga Sakinah. (Lismawati|Yuleni)

 




Kamis, 21 September 2017

Galeri Foto

Koleksi Foto Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) 
Kementerian Agama Padang Pariaman

Untuk Melihat Klik Fotonya 😁

















Pembekalan Kafilah Kabupaten Padang Pariaman untuk mengikuti MTQ Tingkat Pripinsi Sumatera Barat di Kota Pariaman

Padang Pariaman. Pembekalan Kafilah Kabupaten Padang Pariaman untuk mengikuti MTQ Tingkat Propinsi Sumatera Barat yang akan diselenggarakan di Kota Pariaman pada bulan November 2017.

Pada kegiatan Pembekalan Kafilah Kabupaten Padang Pariaman tersebut ketua LPTQ Padang Pariaman Drs. Idarussalam Tk. Sutan  menyampaikan arahan-arahan berkaitan dengan persiapan kafilah sesuai cabangnya masing-masing untuk mengikuti acara MTQ Tingkat Propinsi Sumatera Barat yang tidak lama lagi akan dilaksanakan. (Lismawati|Yuleni)

Tabligh Akbar dan Pawai Obor Meriahkan Kegiatan Semarak Muharram 1439 H di Kecamatan Enam Lingkung

Pawai Obor di Jalan Raya Padang Pariaman Bukittinggi
Tabligh Akbar di Masjid Dinul Ma'rif Parit Malintang
Enam Lingkung. Rabu, 20 September 2017.

Tabligh Akbar dan Pawai Obor meriahkan acara Semarak 1 Muharram dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1439 H di Nagari Parit Malintang Kecamatan Enam Lingkung.

Acara Tabligh Akbar bertempat di Masjid Dinul Ma'ruf Parit Malintang, di hadiri oleh Wakil Bupati Padang Pariaman, Camat Enam Lingkung, Wali Nagari Parit Malintang, Tokoh Masyarakat dan Santriwan Santriwati TPA/TPSA/TPQ se Kecamatan Enam Lingkung berserta Guru dan Orang Tua Santri. Setelah Tabligh Akbar, ba'da sholat Isya kegiatan dilanjutkan dengan Pawai Obor dengan rute dimulai dari Masjid Dinul Ma'ruf Parit Malintang menyusuri jalan Raya Padang Bukittinggi dan berakhir di Kantor Wali Nagari Parit Malintang, acara Pawai Obor dilepas dan didampingi langsung oleh Wakil Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur, SE. MM.


Karena banyaknya santriwan/ti TPA se Kecamatan Enam Lingkung yang mengikuti Acara Pawai Obor ini membuat macet panjang Jalan Raya Padang Bukittinggi, beruntung acara Pawai Obor ini langsung di Pandu oleh Satlantas Polres Padang Pariaman. Acara Pawai Obor berjalan dengan khidmat dan penuh semangat karena disertai dengan kumandang lagu qasidah dengan memakai pengeras suara yang dibawakan oleh Ketua Ikatan Guru Mengaji (IGM) Kecamatan Enam Lingkung yang juga merupakan Penyuluh Agama Islam Non PNS kecamatan Enam Lingkung Syaiful Rahman Tk. Mudo Maharajo.


Kegiatan ini terselenggara atas kerjasama Penyuluh Agama Islam Fungsional dan Penyuluh Agama Islam Non PNS dengan Pemerintahan Nagari Parit Malintang Kecamatan Enam Lingkung Kabupaten Padang Pariaman. (Yuleni)

Klik Link Youtube ini, untuk melihat Video Pawai Obor
https://www.youtube.com/watch?v=dnER85VtL9c

Tabligh Akbar di Kecamatan Ulakan Tapakis

Ulakan Tapakis. Acara Tabligh Akbar di Surau Kalampaian Nagari Kampung Gelapung Ulakan Tapakis, diselenggarakan oleh Nagari Kampung Gelapung dalam Rangka Memeriahkan Pergantian Tahun Baru Islam 1 Muharram 1439 H.

Acara Tabligh Akbar dihadiri oleh Camat Ulakan Tapakis, Wali Nagari beserta jajaran dan juga semua lapisan masyarakat.

Acara berjalan dengan lancar dan khidmat. (Herlindawati|Yuleni)

Gebyar Muharram di Kecamatan Sungai Limau



Sungai Limau. Gebyar Muharram di Kecamatan Sungai Limau, rangkaian kegiatan yang diselenggarakan adalah MTQ tingkat Nagari Kuranji Hilir bertempat di Korong Padang Olo dan Tabligh Akbar Nagari Pilubang bertempat di Korong Sibaruas.

Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka memeriahkan pergantian tahun baru Islam 1439 H. Kegiatan berjalan lancar karena masyarakat sangat mendukung kegiatan ini.

Dalam Penyelenggaraan kegiatan ini, Penyuluh Agama Islam Fungsional dan Penyuluh Agama Islam Non PNS terlibat aktif untuk mensukseskan kegiatan yang diselenggarakan satu kali dalam setahun ini oleh Kecamatan Sungai Limau. (Zainani|Yuleni)

Pesan dan Saran

Nama

Email *

Pesan *

 
Copyright © 2014 KELOMPOK KERJA PENYULUH (POKJALUH) KEMENTERIAN AGAMA PADANG PARIAMAN. Designed by oddthemes @ Khazhaqi Computer