Topik Terkini

Selasa, 19 September 2017

CANTIK DAN SEHAT SESUAI SYARI’AT


Disusun oleh Helmira Marna, S.HI. Penyuluh agama Islam Kec Nan Sabaris Kankemenag Kab. Pd. Pariaman


Seorang perempuan secara naluriah ingin terlihat cantik, sejak kanak-kanak mereka telah suka berhias, bermain-main dengan bedak dan peralatan kosmetik ibunya. Kecendrungan untuk berhias dan mempercantik diri adalah hal yang secara fitrah timbul dalam diri setiap perempuan. Namun sebagai muslimah yang baik yang mencintai allah SWt dan Rasul-NYA tentu ingin menjadikan setiap kegiatannya bernilai ibadah dan sesuai tuntunan syari’at.
          Hal pertama yang harus dilakukan setiap muslim untuk sehat dan rapi, adalah sesuai dengan sabda Rasulullah SAW yang diriwayatkan dari Abu Hurairah  Ra yang terjemahannya :
“ Lima perkara yang merupakan bagian dari fitrah manusia “ memotong kuku, mencukur kumis, mencabut bulu ketiak, mencukur bulu kemaluan dan khitan” (HR Bukhari Muslim)

“Secara spesifik dalam agama Islam yang mulia dan sempurna telah diberikan beberapa tuntunan dalam masalah berhias bagi muslimah sholehah diantaranya ;
  1. Larangan membuat tato dan merenggangkan gigi
“ Dari Abdullah bin Mas’ud RA Rasulullah SAW bersabda ‘
“Allah melaknat wanita yang membuat tato (pada kulitnya) dan wanita yang meminta dibuatkan tato, yang mencukur alisnya dan wanita yang meminta direnggangkan giginya untuk mempercantik diri, yang mereka semua merubah ciptaan Allah SWT.(Muttafaq ‘Alaih)

  1. Dimakruhkan bagi perempuan untuk memperlihatkan perhiasan yang dipakainya
  2. Tidak diperbolehkan memakai wewangian yang tercium aromanya bagi orang lain.
“ dari Abu hurairah RA, dia berkata “Parfum Pria tercium aromanya tetapi tidak tampak warnanya, sebaliknya parfum wanita tidak tercium aromanya tetapi tampak warnanya.”

          Sebagian ulama mengatakan larangan memakai parfum bagi wanita hanya untuk keluar rumah, namun jika didalam rumah boleh memakai parfum sesukanya.

  1. Diperbolehkan memakai inai, bukan cat kuku
“ Ada seorang wanita yang menyodorkan kitab dengan tangannya kepada Rasulullah Saw, Lalu Beliau menarik tangan beliau, lalu perempuan itu mengatakan, “ wahai rasulullah, aku menyodorkan tanganku kepadamu dengan sebuah kitab tapi engkau tidak mengambilnya Beliaupun berkata sesunggunhnya aku tidak mengetahui apakah itu tangan perempuan atau tangan laki-laki. “ia adalah tangan wanita” Papar wanita itu. Maka beliau berkata “ seandainya aku seorang wanita ,niscaya aku akan merubah kukumu dengan daun pacar/inai. (HR. Abu daud dan an-nasa’i)

  1. Tidak diperbolehkan memakai pakaian tipis/tranparan.
Dari Abdullah bin Umar aku pernah mendengar rasulullah SAW bersabda “ Pada akhir nanti akan ada beberapa laki-laki yang menaiki pelana, mereka singgah di beberapa pintu masjid, yang wanita-wanita mereka berpakaian tetapi (seperti) telanjang, diatas kepala mereka terdapat sesuatu seperti punuk unta yang miring….. (HR.Ibnu Hibban)
  1. Perintah Berhijab.
Dalam Surat al- ahzab ayat 59 Firman Allah SWT
“ Wahai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuamu dan istri-istri orang mu’min: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbab[1] keseluruh tubuh mereka” yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak akan diganggu. Dan Allah maha pengampun lagi Maha penyayang”

           Mengenai Hijab yang ditetapkan yaitu : Hijab itu harus menutup seluruh tubuh kecuali muka dan telapak tangan , sesuai yang disabdakan rasulullah terhadap seorang shahabiah Asma’ binti abu Bakar.

Dari Paparan di atas telah diberikan beberapa prinsip dasar bagi serang muslimah dalam berpakaian dan mempercantik dirinya,bahwa bagi seorang muslimah khususnya remaja Islam, tidak semua yang menjadi trend saat ini seperti yang sering di iklan kan, digemborkan majalah. Televisi dan media massa lainnya layak untuk diikuti dan   ditiru. Seorang  wanita muslimah adalah  tiang Negara, seorang perempuan begitu mulia dan berharga untuk dipertontonkan kemolekan dan diumbar auratnya. Perempuan dihargai karena pengabdiannya kepada Allah (seperti Maryam), pengabdian kepada Orang Tua, (seperti Fatimah Binti Muhammad) Pengabdian kepada suami, (sebagaimana Khadijah Binti Khuwailid Ra) dan Peran muslimah terhadap lingkungannya, anak-anaknya serta masyarakat disekelilingnya (Seperti Asma binti abu Bakar. Atau karena  tingkat keilmuannya (seperti ‘Aisyah Binti Abu Bakar ra). Dan masih banyak perempuan-perempuan mulia dalam Islam yang dihargai dan dimuliakan karena INNER BEUTY  (Kecantikan dari dalam) mereka bukan karena fisik, aurat yang terbuka dan kecantikan luar yang semu, yang akan dimakan waktu.
maka Allah Berfirman, yang artinya”
“Sesungguhnya yang paling Mulia diantara kamu disisi Allah adalah orang yang paling bertaqwa.”

Khusus kepada adik-adikku khususnya remaja putri di Assalam, sebagai insan yang selalu ingin berubah kearah kebaikan, marilah kita mengenal sedikit lagi adab-adab perempuan muslimah dalam satu bab Khusus dalam Fiqih wanita yang disebut
TABARRUJ.

Apakah itu itu Tabarruj ?

Seorang ahli tafsir Qatadah mengatakan tabarruj adalah ; wanita yang jalannya dibuat-buat dan genit.
Menurut Muqatil tabarruj adalah : Tindakan seorang wanita yang melepaskan jilbabnya, sehingga tampak gelangnyadan kalungnya.
Dapat disimpulkan
Tabarruj adalah : berhias dengan memperlihatkan kecantikan dan menampakkan keindahan tubuh dan kecantikan wajah.

Larangan Tabarruj ini berasal dari al qur’an dalam sur ayat al-ahzab 33 yang terjemahannya ;’dan janganlah kalian berhias dan Bertabarruj seperti orang jahiliyah”

Al-Qur’an memberi tuntunan kepada siapa saja wanita boleh melonggarkan auratnya, dalam surat an-nur ayat 31 yang terjemahannya :        
 Katakanlah kepada wanita yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudung kedadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak- budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinyua agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.




Tabarruj merupakan cirri kebodohan/kejahiliyahan

          Hendaklah adik-adikku para akhwat muslimah menyadari bahwa tabarruj merupakan ciri kebodohan dan keterbelakangan. Merupakan suatu maksiat jika perempuan membiasakan pergi dengan seseorang yang bukan muhrim, berdua-duaan  di pantai, ke diskotik, bioskop-bioskop dan merupakan kebodohan yang amat sangat bagi wanita yang berfose setengah telanjang bahkan telanjang ! dihadapan orang banyak. Na’udzubillahi min Dzalik…….
          Banyak wanita yang merasa keberatan untuk menutup kecantikan wajah dan tubuhnya yang tidak alami, serta tidak menyadari bahwa wajah dan tubuhnya telah berubah menjadi alat bisnis, komuditas yang diperjual belikan,ajang yang diperebutkan pabrik-pabrik kosmetik yang berebut membuat kulit putih dalam sebulan bahkan dalam masa 7 hari…., seakan-akan yang cantik adalah yang berkulit putih…sesuatu yang membuat wanita-wanita yang berkulit hitam merasa minder dan berebut membeli kosmetik pemutih wajah. Apakah memang Yang berkulit putih lebih cantik dan tampan lalu mengapa para bule yang berkulit putih banyak yang memiliki istri yang berkulit hitam , atau berkulit coklat?.
          Hendaklah berhati-hati dalam memilih kosmetik karena berbagai cara/ bahan dipakai dan dicampurkan dalam kosmetik seperti lemak babi dan bahan pemutih berbahaya.

Saran-Saran agar cantik dan sehat sesuai syari’at
  1. Jagalah kebersihan badan (sesuai dengan Hadits rasulullah tentang 5 fitrah manusia)
  2. Lapangkan hati dengan berserah kepada allah swt niscaya Wajah akan selalu berseri dari dalam
  3. ikhlas dalam beribadah dan dalam membantu sesama, sehingga senyuman akan selalu terlukis diwajah
  4. Rajin tahajud pada sepertiga malam, niscaya akan membuat wajah bersinar dan bercahaya….[2]
  5. Banyak meminum air putih
  6. Meminum buah-buahan asli seperti jus wortel, jus tomat, jus alpukat, jus jeruk, bukan sari buahan kaleng yang tidak alami.
  7. Merawat badan dengan kosmetik yang halal di utamakan dengan yang alami seperti, wortel, bengkuang, tomat, putih telur, air rendaman beras, sirih, air kunyit dan masih banyak lagi rahasia kecantikan alami yang aman dan bertahan lama.
  8. Rajin berolahraga, minimal pagi hari
  9. dll

Demikian paparan singkat semoga bermanfaat,Semoga allah yang Maha pengasih selalu memberikan hidayah kepada kita, dan menjadikan adik-adikku menjadi perempuan-perempuan muslimah yang cerdas, sholehah, peduli sesama, yang hanya layak didapatkan oleh lelaki sholeh yang dipilihkan Allah……. amin Ya rabbal ‘alamin





[1] Jilbab adalah Sejenis Baju kurung yang lapang yang dapat menutup kepala, muka dan dada
[2] Menurut penelitian kulit wajah akan berganti mulai dari sepertiga malam terakhir, maka bagi yang mencuci wajahnya pada saat-saat tersebut akan membuat wajah bercahaya

Share this:

Posting Komentar

Pesan dan Saran

Nama

Email *

Pesan *

 
Copyright © 2014 KELOMPOK KERJA PENYULUH (POKJALUH) KEMENTERIAN AGAMA PADANG PARIAMAN. Designed by oddthemes @ Khazhaqi Computer